Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Tampilkan postingan dengan label coupler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coupler. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Februari 2016

Dunia Kereta - COUPLERS (2)

Setelah sebelumnya telah dibahas tiga jenis coupler, pada kesempatan kali ini akan dibahas dua jenis lainya yakni automatic dan fully automatic coupler. Kedua jenis coupler ini adalah coupler modern yang banyak dipakai saat ini.
D.   Automatic Coupler
Sampai saat ini coupler yang paling sering digunakan didunia adalah “Knuckle”, “Buckeye”, atau “Janney” coupler. Coupler ini merupakan coupler otomatis. Coupler yang desain originalnya dari US ini digunakan baik di kereta penumpang maupun di gerbong barang dibanyak negara. Coupler jenis ini sudah menjadi standar di Inggris untuk kereta penumpang dan gerbong barang yang lebih modern. Istilah “Buckeye” berasal dari nama panggilan dari negara bagian Ohio “negara Buckeye” dan Ohio Brass Co. yang pertama kali memasarkan coupler ini. Coupler ini diciptakan pada tahun 1879 oleh veteran perang sipil USA yang bernama Eli Janney yang ingin mengganti coupler jenis link and pin dan kemudian menjadi standar di Amerika. Link and pin coupler membutuhan orang untuk berdiri di antara kereta untuk menyambung dan melepas gandengan. Dalam hal ini tidak sedikit pekerja yang mengalami cedera bahkan meninggal saat melakukan pemasangan coupler ini. Penemuan Janney ini dapat mengatasi masalah yang dialami oleh coupler jenis link and pin dan menjadi standar di Amerika, sedangkan coupler link and pin telah dilarang pemerintah Amerika pada tahun 1900. Coupler Buckeye memiliki beberapa jenis. Tetapi jenis yang di pakai di PT.INKA (persero) adalah jenis tight lock automatic coupler dan knuckle automatic coupler. Berikut merupakan gambar dari tight clock automatic coupler.

Buckeye Coupler Tipe Tightclock di PT INKA

Bukeye atau Knockle Coupler
Automatic Coupler Saat Digabungkan View On Top
Pin Sambungan Knuckle automatic coupler tidak dapat bergerak seperti halnya tight lock automatic coupler, tetapi yang dapat bergerak adalah pada kepala couplernya. Hal tersebut dikarenakan pada sambungan knuckle automatic cupler terdapat celah yang memungkinkan kepala coupler untuk bergerak naik dan turun serta kanan kiri.

Untuk menggandengkan dua kereta, knuckle harus terbuka. Ketika dua kendaraan menekan bersama-sama, knuckle dari kedua coupler menutup satu sama lain dan terkunci dari belakang oleh pin vertikal yang menjatuhi balok baja/stell blok ke tempat di belakang knuckle. Untuk uncouple, salah satu pin harus ditarik keluar untuk melepaskan blok pengunci knuckle. Hal ini dilakukan dengan mengoperasikan tuas atau rantai dari sisi kereta.

E. FULLY AUTOMATIC COUPLERS
Semakin banyak kereta menggunakan full automatic couplers. Tidak seperti jenis coupler lainnya yang hanya menghubungkan kereta secara mekanik, fully automatic couplers menghubungkan sistem mekanik, elektrik dan pneumatik dari dua kereta. Masing-masing kereta didekatkan kemudian ada sebuah tombol atau pedal yang ditekan untuk menyelesaikan penggandengan. Untuk melepas gandengan mengunakan tombol yang berbeda untuk memutus hubungan elektrik, pneumatic dan mekanik.

Fully automatic couplers cukup rumit, serta memerlukan banyak perawatan dan perhatian. Coupler ini perlu sering digunakan untuk menjaga agar kondisinya tetap baik. Ada sejumlah desain yang berbeda yang digunakan.

Scanfenberg Automatic Coupler
Automatic coupler Schanfenberg adalah desain yang digunakan paling banyak pada gerbong barang multiple unit di Eropa, mulai dari kereta cepat maupun kereta ringan. Coupler ini memiliki porsi mekanik dengan pneumatic dan koneksi elektrik. Unitnya dihubungkan dengan sistem dorong dengan bagian coupler lainnya. Kontak elektrik terpasang dibawah coupler mekanik dan terdapat pelindung pada kondisi tidak terpasang.

Komponen The Scanfenberg Automatic Coupler

Sistem Penyambungan The Scanfenberg Automatic Coupler

Sebuah gambar bagian mekanik dari coupler Schafenberg menunjukkan bagaimana dua coupler tergabung dan terpisah. Kereta bawah tanah London menggunakan coupler otomatis yang dikenal dengan nama Wedgelock. Coupler ini pertama diperkenalkan pada tahun 1935. Coupler ini sudah menyediakan koneksi secara penuh baik itu mekanik, elektrik maupun pneumatik. Versi lama yang sepenuhya otomatis, dibebaskan dari tombol tekan di kabin pengemudi. Versi yang lebih diberikan tombol pada kabin kereta untuk mengoprasikanya. Coupler jenis ini banyak digunakan di jalur kereta api bawah tanah Glasgow.

Sebelumnya: Coupler (1)
Share:

Dunia Kereta - COUPLERS (1)

Coupler digunakan untuk menyambungkan dua car(gerbong) kereta ataupun antara lokomotif dan rangkaian car. Kerena jenis kereta semakin beragam, maka jenis coupler pun harus beragam agar dapat digunakan untuk menyambungkan antar jenis kereta. Selain itu coupler harus berada pada posisi yang tepat pada masing-masing ujung kereta untuk memastikan coupler satu dengan yang lain dapat berpasangan. Untuk itu dibuatlah standarisasi coupler agar coupler produk suatu Negara dapat digunakan di Negara lain. Pada kesempatan kali ini, akan dibahas beberapa jenis coupler yang umum digunakan.
A.   Link dan Pin
Tipe yang paling sederhana dari coupler adalah link dan pin. Setiap kendaraan memiliki bar yang dilekatkan pada pusat headstock (balok yag membentang di akhir kendaraan, sebutan lainnya yakni end sill atau pilot di USA) yang mana memiliki lingkaran dengan pusat lubang  yang melekat didalamnya.

kepala coupler / head stock
Setiap coupler memiliki bellmouth disekitar akhir bar untuk membantu mengarahkan bar dengan lubang tempatnya. Link dimasukkan pada coupler kemudian dikunci dengan pin, sehingga disebut coupler link and pin.

Dua Buah Coupler yang tersambung
Sistem  ini tidak terlalu canggih tetapi itu telah digunakan pada banyak kereta api selama abad ke-19 dan telah bertahan pada beberapa rangkaian hingga hari ini, Industri kereta api Ali Shan Taiwan salah satunya. Berikut contoh kereta yang menggunakan jenis coupler ini.

B.   Bar
Tipe coupler berikutnya adalah bar coupler. Coupler ini merupakan coupler yang  dikenal sebagai coupler semi permanen. Coupler ini  tidak bisa dilepas kecuali kereta berada di workshop dan tersedia akses dari bawah kereta. Couplerl ini biasanya digunakan dalam EMU(Electrical Multiple Unit)-di Indonesia dikenal dengan kereta berpenggerak, yang disimpan dalam formasi yang tetap, dua, tiga atau empat kereta.
Bar coupler terletak di dalam kereta, sedangkan ujung luar dari kereta menggunakan beberapa jenis coupler lain yang mudah dilepas. Bar coupler sangat sederhana, hanya terdiri dari bar dengan lubang di sepanjang ujung dalam yang mana setiap carbody dihubungkan oleh sebuah baut. Jenis yang lainya terdiri dari dua bagian yang hanya terbaut bersama-sama seperti yang ditunjukkan dalam contoh ini:

Kereta yang tersambung menggunakan Bar Coupler
C.   Link Coupling
Tipe coupler ini memiliki sebuah set tiga link yang tergantung di kait pada setiap kendaraan. Sebuah perkembangan dari coupler  ini adalah "Instanter coupler”, yang mana memiliki link tengah yang ditempa menjadi  sebuah bentuk segitiga untuk mengatur jarak kendaraan.
Coupler ini memerlukan seseorang untuk turun  di jalur antara dua kereta / gerbong dan mengangkat rantai coupling ke atas kail/hook pada kendaraan lainnya. Kadang-kadang "tiang couple" digunakan untuk melepas sambungan dengan cepat pada gerbong barang.

Bagian- bagian utama dari screw coupling
Gambar  ini menunjukkan screw coupler berada di posisi uncoupled (tidak terhubung). Ini merupakan pengembangan dari coupler 3-link di mana link tengah digantikan oleh screw. Screw  digunakan untuk mengencangkan couple antara dua kendaraan sehingga  memberikan bantalan dengan posisi menekan  side buffer ( buffer sisi).
Gambar di bawah menunjukkan sebuah gabungan coupler screw yang juga menampilkan alat perlengkapan yang khas pada couple kereta penumpang. Selain couple mekanik yang diperlukan untuk menghubungkan kendaraan, kereta harus memiliki koneksi untuk menghubungkan rem, pencahayaan dan pemanasan. Perhatikan bahwa jenis tertentu dari kereta diberikan dengan rantai pengaman, yang digunakan pada saat coupler utama putus. Pemasangan screw coupler ini masih dilakukan secara manual. Pengerjaanya tidak mudah dan memerlukan kewaspadaan yang tinggi agar tidak terjadi kecelakaan kerja.
Komponen Tambahan Pada Link Coupler
Selanjutnya: Coupler (2)
Share:

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]

Follow IG

Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter