Dunia Kereta dan Dunia Listrik, Ada disini!

Tampilkan postingan dengan label electrical. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label electrical. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Agustus 2019

Dunia Listrik - Data Logger Mudah dengan Excel-PLX dan Arduino


PLX - DAQ atau Parallax Data Acquisition merupakan add-ons data logger atau data akuisisi pada Excel yang dikembangkan oleh Parallax. Dengan menggunakan add-ons ini semua data dari plant yang dibutuhkan user dapat terekam secara real-time.


Berikut step demi stepnya:

1.    Menginstal
Langkah pertama, mendownload ZIP PLX-DAQ pada link berikut https://www.parallax.com/downloads/plx-daq, kemudian mengikuti langkah instalasi hingga selesai. Selanjutnya akan muncul ikon PLX-DAQ Spreadsheet pada desktop.

2.    Konfigurasi
Membuka aplikasi PLX-DAQ yang telah terinstal dan membuka book baru. Untuk menjalakan PLX-DAQ, Macros pada Ms. Excel harus diaktifkan, namun dengan catatan harus berhati-hati jika mengaktifkan macros tanpa mengetahui sumber add-ons yang akan dijalankan. Langkah untuk mengaktifkan macros adalah sebagai berikut,
a.    Membuka tab File.
b.    Klik Options.
c.    Klik Customize the Ribbon dan pada bagian Main Tabs, menceklis bagian Developer dan klik OK.
d.    Setelah itu, Main Tab Developer akan muncul, pada tab tersebut klik Macro Security  kemudian pada  Macro Settings memilih “enable all macros” seperti gambar dibawah lalu klik OK.





3.    Coding pada Arduino
Secara singkatnya, PLX-DAQ ini seakan-akan memindahkan tampilan serial monitor dan serial print pada arduino ke Ms.Excel. PLX-DAQ ini tetap menggunakan serial komunikasi UART sehingga code pada arduinonya tetap menggunakan Serial.print();
Berikut adalah contoh sederhana bagaimana coding PLX pada Arduino, dimana program ini akan menampilkan waktu komputer, waktu sampling dan tegangan dari pin A0.





4.    Running PLX dengan Ms. Excel
Setelah sketch pada Arduino IDE dibuat lalu sketch tersebut diupload ke board arduino. Langkah berikutnya untuk menjalankan PLX, hanya perlu masuk ke aplikasi PLX-DAQ spreadsheet, lalu Ms. Excel secara otomatis akan memberikan notifikasi bahwa terdapat Macro Active-X yang akan dijalankan, maka klik OK dan kemudian akan muncul tampilan seperti berikut.



Pada kotak dialog PLX disini hal yang harus dilakukan adalah memilih Port (Arduino) dan Baud Rate yang sesuai dengan sketch arduino yang telah dibuat sebelumnya, jika sudah terdapat kesesuaian maka klik Connect.


Dari script yang dibuat pada sketch arduino tadi, akan menghasilkan sebuah tabel log data secara real time seperti yang dapat dilihat pada gambar dibawah. Jika akan mengakhiri prosesi pengambilan data maka klik Disconnect.




Ditulis oleh: Ryoki TE15.

Sumber penulisan :



Share:

Sabtu, 11 Mei 2019

Dunia Listrik - Cara Kerja kWh Meter Digital


Setelah sebelumnya dibahas tentang cara kerja kWh meter analog, mari kita pelajari bersama cara kerja kWh meter digital. Seperti telah dijelaskan pada artikel kWh meter analog bahwa prinsip kerja kWh meter adalah mengukur konsumsi daya setiap jam (kilo watt hour) yang dilakukan dengan mengukur arus dan tegangan kemudian mengalikan arus dan tegangan untuk mendapatkan besaran daya. Jika pada kWh meter analog pengukuran arus dan tegangan melalui prinsip induksi kumparan, pada kWh meter digital telah memanfaatkan sensor untuk pengukurannya.
  

Gambar 1. Rangkaian sederhana kWh meter digital

Rangkaian sederhana dari kWh meter digital ditunjukkan pada Gambar 1. Dimulai dari sensor arus dan tegangan kemudian output sensor masuk ke modul ADE7757 untuk menghitung nilai kWh yang digunakan. Setelah itu masuk ke mikrokontroller. Mikrokontroller terkoneksi ke LCD untuk menampilkan status konsumsi listrik (kWh) dan untuk menampilkan token ketika isi pulsa. Keypad dipakai untuk memasukkan token pulsa. Terakhir relay bertugas untuk memutus listrik apabila pulsa habis. Jadi cara kerjanya adalah, mikrokontroller menerima perhitungan daya oleh modul ADE7757 kemudian mengurangi saldo kWh yang ada. Jika saldo kWh sudah mencapai nol, maka relay diperintahkan untuk memutus aliran listrik.


Gambar 2. Bagian – bagian kWh meter digital

Gambar 2 menunjukkan bagian – bagian pada kWh meter digital. Nameplate dengan meter seri menunjukkan seri kWh meter. Led hijau dan merah sebagai indicator nominal yang masih. LCD untuk menampilkan status misalnya kWh yang tersisa dari pulsa yang dibeli. Keypad untuk memasukkan token listrik. Terminal block untuk koneksi kabel ke kWh meter. Label wiring menunjukkan bagaimana cara koneksi kabelnya. Terminal cover untuk menlindungi kabel agar tidak tersentuh. Lubang MCB untuk pemasangan MCB.


Gambar 3. Pemasangan kWh meter digital

Cara pemasangan kWh meter digital ditunjukkan pada Gambar 3. Kabel fasa warna merah, netral warna biru, dan ground warna kuning. Kabel fasa masuk ke kWh kemudian outpunya ke MCB dulu sebelum ke peralatan listrik rumah. MCB disini sebagai pengaman misalnya ketika ada beban lebih maka akan trip. Kabel netral masuk kWh dan output dari kabel netral langsung ke beban listrik. Ground diambil dari kabel yang ditanam ke tanah kemudian masuk ke kWh meter dan diparalel langsung untuk ke beban listrik, seperti ditunjukkan pada Gambar.3. MCB kedua pada kotak rumah pelanggan adalah opsional.

Demikian sedikit penjelasan tantang cara kerja kWh meter digital. Jika ingin tahu cara kerja kWh meter analog, silakan baca: Cara Kerja kWh Meter Analog.

Referensi:
Abid Ashar Khoirudin, kWh meter digital prabayar untuk skala rumah tangga dengan menggunakan system voucher, repo.pens.ac.id.

Share:

Selasa, 22 Mei 2018

Dunia Listrik - Cara Kerja kWh Meter Analog


Apa itu kWh meter? kWh meter atau sering disebut meter listrik adalah alat untuk mengukur konsumsi listrik sebagai dasar penentuan pajak. Disebut kWh meter kareta satuan pengukurannya dalam kWh atau kilo watt hour yang merupakan satuan pemakaian daya listrik per jam. Saat ini ada dua jenis kWh meter yang kita kenal yaitu analog dan digital. Pada artikel ini akan kita bahas bersama cara kerja kWh meter analog.


kWh meter analog memiliki cirri utama adanya piringan yang berputar. Prinsip kerja alat jenis ini adalah electromechanical dimana memanfaatkan prinsip elektrik dan mekanik di dalamnya. Seperti dapat dilihat pada gambar dibawah, komponen kWh meter analog terdiri dari: terminal input, coil arus (current coil), coil voltase (voltage coil), disc (piringan), braking magnet, dan register.




Terminal input adalah tempat koneksi ke meter listrik ini. Kemudian coil arus adalah coil yang dikoneksi secara seri dengan beban (misal komponen listrik rumah). Pada coil arus akan terbentuk electromagnet yang besarnya sebanding dengan arus beban. Elektromagnet ini akan menimbulkan eddy current yang pada intinya menimbulkan gaya gerak pada piringan. Begitu juga dengan coil voltase yang dihubungkan secara parelel dengan beban. Coil ini juga menghasilkan gaya gerak pada piringan yang besarnya sebanding dengan voltase. Gaya gerak yang dihasilkan coil arus dan coil voltage pada piringan sebanding dengan daya listrik yang dikonsumsi beban dengan rumus P = V I cos (teta). Dimana teta adalah beda sudut/ fasa antara voltase dan arus.


Braking magnet yang merupakan magnet permanen berfungsi untuk menyeimbangkan dan mensetting putaran piringan, selian juga fungsi utamanya untuk mengerem piringan ketika beban di-diskoneksi. Pada tengan piringan terdapat poros yang terkoneksi ke register melalui roda gigi. Putaran piringan akan sekaligus memutar poros dan roda gigi sehingga nilai register berubah. Register yang dipakai disini mirip seperti odometer (alat pengukur jarak tempuh) pada motor ataupun mobil.

Demikian sekilas tentang cara kerja meter analog. Untuk meter digital baca juga: Cara Kerja kWh Meter Digital.

Share:

Kamis, 03 Mei 2018

Dunia Listrik - Prinsip Kerja Motor Stepper


Motor stepper adalah jenis motor yang dirancang memiliki tingkat presisi yang tinggi. Motor ini memiliki gerak diskrit (patah – patah) yang mampu menjangkau sudut besar maupun kecil. Jenis motor ini dapat digunakan untuk kendali posisi tanpa perlu memakai sensor. Hal ini menjadi kelebihan motor stepper untuk bisa dimanfaatkan di industri dengan biaya murah. Contoh aplikasi motor stepper adalah pada mesin CNC dan printer.

Gambar 1. Prinsip kerja motor stepper

Prinsip kerja motor stepper selanjutnya akan kita bahas. Motor ini merupakan kelompok motor DC. Dapat dilihat pada gambar diatas, Stator terdiri dari coil yang dihubungkan dengan sumber eksternal untuk membentuk electromagnet. Rotor bisa dibuat dari electromagnet maupun dengan permanen magnet.

Ketika switch A terkoneksi dengan sumber DC maka pole 1 akan berubah menjadi magnet sehingga rotor tertarik ke pole 1. Selanjutnya jika switch A dibuka dan switch B ditutup maka rotor akan tertarik ke pole 2. Perubahan switch ini diatur dengan sistem switching.


Gambar 2. Foto riil motor stepper

Berdasarkan jenis rotornya, motor stepper dibagi menjadi tiga yaitu:
  1. Variable reluctance stepper motor
  2. Permanent magnet stepper motor 
  3. Hybrid stepper motor

Untuk mendapatakn kepresisian yang tinggi maka banyak pole di rotor dan stator yang dipakai. Kebanyakan pole stator memanfaatkan electromagnet. Jika pole rotor juga menggunakan electromagnet maka disebut tipe variable reluctance. Jika polenya memakai permanent magnet maka disebut permanent magnet. Sedang jika polenya gabungan electromagnet dan permanent magnet maka disebut hybrid.

Gambar 3. Variable reluctance stepper motor

Sedangkan menurut kutub di stator dibedakan menajdi bipolar dan unipolar. Untuk yang bipolar berarti kutubnya saling berpasangan, seperti gambar 3, sehingga dalam satu pole hanya terdapat 1 coil. Sedangkan untuk yang unipolar, artinya dalam satu pole ada dua coil, gambar 4.

Gambar 4. Unipolar stepper motor

Selanjutnya, akan sedikit dibahas proses pengaturan switching pada motor tipe bipolar. Gambar 5 menunjukkan ilustrasi switch pada stator motor stepper bipolar, Gambar 3. Secara sederhana anggap motor mampu berputar dalam 4 step. Gambar 6 menunjukkan urutan switch on untuk masing – masing stepnya. Sedangkan gambar 7 menunjukkan pole yang terjadi akibat switching yang dilakukan untuk step 1 dan step 2.

Gambar 5. Switch pada stator motor stepper


Gambar 6. Tabel switching


Gambar 7. Pole hasil switching

Share:

Rabu, 28 Februari 2018

Dunia Listrik - Perbedaan Mikroprosesor dan Mikrokontroler



Pada kesempatan kali ini akan kita pelajari apa perbedaan antara Mikroprosesor dan Mikrokontroler. Seringkali orang rancu dengan keduanya, bahkan banyak yang menganggap keduanya adalah sama. Lebih jelas, simak sampai akhir artikel ini.

Ketika kita merakit sebuah PC, komponen utama PC adalah monitor dan CPU plus tambahan untuk inputan berupa mouse dan keyboard. Sebuah CPU PC sendiri jika kita pernah membukanya atau membaca spesifikasinya maka terdiri dari beberapa komponen lagi yaitu: Power supply, motherboard, prosessor, RAM, ROM/ hardisk, CD room dll. Di dalam CPU terdapat prosessor. Ini adalah pengertian umum yang keliru. Kenapa di dalam box yang terdapat komponen-komponen diatas disebut CPU atau Central Processing Unit? Karena didalamnya terdapat prosessor. Sedangkan CPU sendiri merupakan nama lengkap sebuah prosessor. Prosessor dalam suatu computer adalah pusat proses maka ialah yang bertindak sebagai Central Processing Unit(CPU).

Lalu apakah itu CPU? Jika computer diibaratkan manusia, CPU adalah otak manusia. Otak manusia terdiri dari beberapa bagian yang masing – masing memiliki fungsi tersendiri demikian pula hal nya dengan CPU. Secara umum CPU terdiri dari tiga komponen utama yaitu Control Logic, Register, dan ALU(Aritmatic Logic Unit). Control Logic berfungsi untuk mengatur proses yang ada di CPU, Register untuk menyimpan data, dan ALU(Arithmetic Logic Unit) yang berfungsi melakukan operasi matematis dengan menggunakan gerbang logika. Ketiga komponen tadi dihubungkan dengan sebuah jalur yang dikenal dengan BUS.


Gambar 1. Komponen CPU

Setelah kita mengenal CPU, apa itu mikroprosesor? Mikroprosesor adalah istilah untuk CPU yang terbentuk dalam satu chip. Jadi ketiga bagian CPU tadi sudah include semua dalam satu chip. Contoh mikroprosesor yang banyak dipakai di komputer/ laptop adalah pabrikan dari Intel dan AMD. Selanjutnya sebuah mikroprosesor akan menjadi komputer/ PC jika dirakit bersama Keyboard, ROM(misal harddisk), RAM, I/O (misal port USB), dan monitor seperti ilustrasi dibawah ini.



Gambar 2. Komponen Mikroprosesor


Gambar 3. Komponen Komputer


Dari pembahasan diatas, apakah sudah ada gambaran tentang mikrokontroler? Mikrokontroler adalah rangkaian dari Mikroprosesor, ROM, RAM, dan I/O dalam satu chip. Jika kita pernah memakai mikrokontroller pasti pada spesifikasinya tercantum kapasitas SRAM, dan flash (ROM) nya. Kelebihan mikrokontroller adalah bentuknya yang compact sehingga mudah dibawa. Ukuran yg kecil sehingga banyak diaplikasikan untuk robotik. Kelemahanya adalah pada kapasitas RAM, ROM nya yang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan sebuah komputer. Contoh mikrokontroller yang banyak ditemui dipasaran adalah Arduino, ST Mikro, Rapsberry Pi dll. Demikian artikel sederhana ini, semoga bermanfaat.




Gambar 4. Komponen Mikrokontroler

Share:

Selasa, 13 Juni 2017

Dunia Listrik - Stray Current (Arus Liar)

Stray current atau arus liar adalah arus listrik yang keluar dari suatu penghantar listrik yang berada di tanah dan memungkinkan untuk mengalir ke panghantar lain yang berdekatan. Stray current tidak diharapkan karena bisa menyebabkan korosi terutama pada tempat masuk dan keluar stray current tersebut. Seperti terlihat pada gambar 1.



Gambar 1. Stray current pada kereta listrik

Gambar 1 menunjukkan sistem kelistrikan pada kereta dengan sistem LAA DC. Pada sistem ini, kawat LAA berfungsi sebagai DC+ dan rel berfungsi sebagai DC-. Aliran arus sesuai tanda panah pada gambar. Terlihat ketika arus listrik menuju rel untuk kembali ke substation, terjadi kebocoran arus ketanah. Tempat bocornya arus ini berpotensi terjadi korosi sehingga membuat rel terkorosi. Arus liar tadi kadang sampai ke struktur logam lain yang ada di tanag seperti contoh Gambar 1 adalah pipa air atau gas. Arus liar mengalir pula melewati pipa tersebut sehingga menimbulkan korosi pula pada pipa. Daerah tempat masuknya arus liar ke pipa/ material logam lain ini disebut zona catodic, sedangkan tempat keluarnya arus liar tadi disebut zona anodic.

Selain dari aliran listrik pada kereta, stray currnt juga dapat ditimbulkan oleh SUTET, seperti ditunjukkan pada Gambar 2. Atau kerena peristiwa alam geolistrik ( telluric current), yang disebabkan karena aktivitas titik hitam matahari dan medan magnet bumi seperti pada Gambar 3.

Gambar 2. Stray current pada SUTET


Gambar 3. Stray current alamu

Berdasarkan kontinuitasnya stray current dibagi menjadi dua. Yaitu dynamic dan static stray current. Dynamic stray current adalah stray current yang mempunyai magnitude dan kadang juga perubahan arah. Stray current ini timbul dari buatan manusia dan karena kondisi alam. Buatan manusia dapat bersumber dari jalur kereta rel listrik, jalur kereta pertambangan dan proses pengelasan busur listrik. Sedangkan sumber karena kondisi alam adalah akibat adanya telluric current. Static atau steady state stray current adalah stray current yang mempunyai besaran gelombang dan arah yang tetap. Sumber penyebab static stray current adalah cathodic protection system yang berdekatan dan high voltage direct current transmission line.

Suatu jaringan pipa dapat dicurigai mengalami serangan Dynamic stray current ketika melakukan pengukuran didapatkan perubahan nilai potensial yang berubah ubah dengan cepat dilokasi tersebut. Untuk mengetahui profil besarnya perubahan nilai potensial tersebut (swing) harus mempunyai data recorder atau data logger yang merekam aktivitas pengukuran potensial pada durasi waktu tertentu. Ketika ditemukan hal ini maka harus segera dicari sumber penyebab dynamic stray current dan melakukan mitigasi.

Sedangkan suatu jaringan pipa dicurigai mengalami static stray current jika ditemukan kondisi sebagai berikut :
1. Nilai potensial proteksi berubah secara signifikan pada point tertentu ( tidak naik turun)
2. Perubahan arah aliran arus listrik pada pipa
3. Adanya pitting corrosion di lokasi tersebut.
4. Adanya coating defect dekat dengan groundbed

Terdapat dua tipe stray current yang dapat terjadi pada struktur pipa, yaitu Direct current (DC) dan Alternating Current (AC). DC stray current menjadi penyebab korosi yang lebih besar dibandingkan dengan AC stray current dikarenakan DC mengalir satu arah secara kontinyu sedangkan AC (AC 60 Hz sebagai arus listrik komersial) mengalir bolak balik sebanyak 120 kali per detik. Secara umum AC stray current tidak menyebabkan korosi yang signifikan tapi lebih berhubungan dengan isu safety.

Menurut hukum faraday bahwa  berat material yang terkorosi sebanding secara proporsional dengan arus yang keluar menuju elektrolit. Stray current menjadi perhatian serius karena efek yang ditimbulkannya. Biasanya jika korosi terjadi secara natural disebabkan oleh arus litrik yang keluar dari struktur dalam satuan mili amper, karena itu korosi terjadi dalam jangka waktu yang lama. Namun berbeda dengan stray current, terutama stray current yang berasal dari rel kereta listrik dapat melibatkan arus listrik DC hingga ratusan Amper. Arus listrik DC sebesar 100 Amper dapat merusak 910 kg baja dalam waktu satu tahun. Karena itu korosi akibat stray current jika ditemukan harus segera dimitigasi.

Beberapa cara yang sering diapakai untuk mitigasi stary current adalah dengan mitigation bond dan galvanic. Mitigation bond atau drain bond atau kabel merupakan penghubung yang menghubungkan antara struktur penyebab stray current dan struktur yg terkena stray current dengan maksud mengembalikan arus yang mengalir pada struktur ke sumbernya tanpa melewati tanah/elektrolit.

Galvanic anode digunakan untuk memitigasi kasus interferensi dengan stray current yang tidak terlalu besar. Caranya adalah dengan menginstall galvanic anode dilokasi tempat keluarnya stray current pada pipa sehingga stray current tidak lagi keluar dari pipa tapi keluar lewat anode. Penggunaan galvanic anode ini digunakan untuk menghindari pemasangan (mitigation bond) kabel penghubung dan mengurangi kesulitan dalam perawatan kabel penghubung ini.

Referensi :
Share:

Translate

Tentang Penulis

Tentang Penulis
[click foto utk detail]

Follow IG

Diberdayakan oleh Blogger.

Highlight

Dunia Kereta - Flywheel: Solusi Efisiensi Energi Kereta Listrik

Seperti telah kita pelajari bersama pada Sistem Propulsi Kereta Rel Listrik (KRL)  bahwa pada KRL memungkinkan tiga jenis pengereman yaitu ...

Flag Counter

Flag Counter